Sebuah keluarga dengan tiga anak dengan orang tua yang masih lengkap hidup dengan harta berkecukupan. Setiap anggota keluarga memiliki kesibukan masing-masing.
Mulai dari si ayah, dia bekerja sebagai dokter. Dia memiliki jam kerja mulai dari pagi sampai malam. Pagi membuka praktek di rumah. Setelah itu sampai sore praktek di rumah sakit. Malam dia masih membuka praktek dengan teman2nya di sebuah klinik.
Lalu si ibu dia bekerja sebagai guru sekolah menengah atas negeri di kota solo. Kesibukannya setiap hari tidak jauh beda dengan si ayah. Sebagai guru SMA, dia berangkat pagi pulang sore, balik ke rumah, si ibu langsung mengoreksi tugas murid-muridnya dan menyiapkan materi materi untuk keesokan harinya. Seletelah selesai dia langsung tidur agar tubuhnya tetap dalam kondisi sehat.
Ow iya, jangan lupakan anak-anaknya setip anak di kelurga tersebut juga memiliki kesibukanyang beraneka macam.
Saya mulai dari anak pertanya dulu. Si sinak pertama sedang menempuh kuliah di sebuah perguruan negeri di kota solo. Rutinitas setiap hari dia sangat sibuk sekali dalam menyiapkan kelulusannya. Ia memang sudah di semester akhir dan hanya skripsi yang dia urusi. Saat pagi hingga sore ia selalu pergi ke kampus untuk bimbingan dengan dosen pembimbingnya. Selain itu ia skarang juga memiliki pekerjaan sampingan menjadi penjual jajanan kala sore. Ia bekerja sampai pukul 9 malam. Selesai kerja ia sibuk merevisi skripsi yang ia tempuh. Tidak jarang ia lembur sampai dini hari. Kantung mata hitam di bawah kelopak matanya menandakan ia kurang tidur setiap harinya. Begadang sampai dini hari ia lakukan rutin di kamar tidurnya sendiri.
Anak kedua dari keluarga tersebut bernama rani. Ia adalah atlit bulu tangkis kota solo. Sering kali dia memperoleh peringkat 3 besar dalam setiap kejuaraan yang diadakan oleh pemprov jateng. Bulan itu bertepatan dengan bulan persiapan kejuaraan bulutangkis tingkat nasional. Bulan yang sangat sibuk dan capek bagi rani.
Rani masih duduk di bangku SMA waktu itu. Pagi hingga sore ia habiskan waktunya untuk bersekolah. Setelah pulang dari sekolah rani selalu berangkat latihan di GOR Manahan bersama dengan teman temannya sesama atlit. Rani selesai latihan ketika malam. Sesampainya rani kerumah, ia langsung pergi ke kamar tidurnya menyelesaikan beberapa tugas rumah lalu langsung tidur. Mengingat kejuaraan nasional tinggal beberapa saat lag. Ranii benar benar menjaga fisik dirinya demi menjadi seorang juara.
Rabu, 06 Mei 2015
Sebuah Keluarga
Label:
kisahku
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar