Jumat, 22 Mei 2015

Perceraian di Usia Senja?

 


Salah satu adegan dalam pertunjukan Lakon "Pada Suatu Hari" Karya : Arifin C Noer, Sutradara : Widodo, Teater SS Universitas Negeri Semarang (Unnes) Minggu(10/5) malam di Gedung B6 Universitas Negeri Semarang yang ramai dihadiri penoton dari berbagai penjuru mahsisswa, Pegiat Teater Kampus dan Seniman-seniman Semarang.
SEMARANG, RAJA - Konflik yang berkepanjangan terjadi ditengah keluarga yang terdapat sepasang kakek dan nenek. Mereka saling mencintai semenjak muda. Di dalam perjalanan kisah cintanya begitu banyak batu krikil sebagai ujian hidup yang mereka hadapi bersama.
Terdapat perbedaan mencolok di masa muda kakek dan nenek tersebut, apapun konsekuensinya mereka mesti menjalani secara bersama-sama dalam susah maupun senang. Karena kekuatan cinta itulah sepasang muda-mudi langgeng hingga tercipta satu keluarga rukun hingga dikaruniani anak perempuan bernama Novi.
Namun ditengah-tengah keluarga yang harmonis masih saja ada orang ketiga yang membuat kesalah pahaman sehingga keluarga menjadi rumyam. Si janda cantik yang berkunjung kerumah kakek-nenek dan sang kakek pun tergoda oleh kecantikan si janda tersebut sehingga lama-lama timbul kecurigaan nenk terhadap kakek, yang setiap kali melirik dan sedikit mengoda si janda tersebut. Lama-kelamaan si nenek sendiri menjadi sewot terhadap tingkah sang kakek lalu terbesit di pikiran nenek untuk menuntut cerai. Penyebabnya, kehadiran orang ketiga yaitu si janda.
Ditengah carut-marut antara kakek-nenek tersebut datanglah anak perempuan yang bernama Novi dengan Anak laki-lakinya. Singkat cerita Novi pun datang dengan membawa kabar buruk kalau dia juga bakal menuntut cerai karena permasalahan yang dihadapinya hampir sama dengan kedua orang tuanya tersebut.
Itulah cuplikan kisah yang disajikan oleh Mahasiswa-Mahasiswi yang tergabung dalam Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater SS Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan agenda "Pentas Lintas Kota 2015" dengan naskah Lakon "Pada Suatu Hari" karya Arifin C. Noer pada hari Minggu (10/5) malam bertempat di Gedung B6 Universitas Negeri Semarang, yamg disutradarai oleh Widodo. Dengan gaya pementasannya yang diolah ada unsur komedinya dan mengambil setting masa sekarang serta setting panggung berupa interior ruang tamu lengkap dengan meja, kursi, dinding dan hiasan-hiasan rumah pada umumnya.
Semarang menjadi kota pertama dalam agenda ini, Pementasan yang berdurasi kurang lebih 2 jam tersebut yang dihadiri oleh penonton yang rata-rata pegiat teater kampus Semarang, Kalangam Mahasiswa/umum. Tidak ketinggalan seniman Semarang juga ikut mengapresiasi karya dari Teater SS Unnes.
Setelah di Semarang masih ada 3 kota yang dituju untuk mementaskan lakon ini, seperti pada tanggal 29 Mei 2015 di Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), 31 Mei 2015 di Universitas Negeri Yogyakarta , 2 Juni 2015 di STAIN Salatiga.

sumber berita (http://www.rakyatjateng.com/perceraian-di-usia-senja)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar