Masih teingat jelas dalam ingatanku, kapan engkau terakhir kali bernapas. Selayaknya keluarga sederhana lainnya. Petang adalah waktu dimana kita duduk bersama menikmati tontonan tipi di ruang keluarga. Waktu itu bapak meminta ibuk untuk memasakan sup. Seingatku di lemari makan sudah ada menu masakan, tapi entah kenapa bapak meminta sup.
Setelah ibuk mesak sup sesuai permintaan bapak. Lalu ibuk membawakan sepiring sup permintaan bapak. Waktu itu aku duduk di samping bapak yang sedang tiduran diatas tikar depan tipi dan kepala bapak ada di pangkuan ibu. Sambil menonton tipi, ibu menyuapi bapak dengan sup yang beliau masak.
Tak pernah terbesit dalam fikiranku sebelumnya kalau itu adalah suapan terakhir dari ibu untuk bapak sebelum beliau meninggal. Tiga suapan terakhir.
"Le, celuken mbahde karo mbahdi le!"
Hening
Lalu ku pergi ke belakang rumah. Dan ku tau bahwa bapak telah tiada. Langkahku begitu cepat. Hidup adalah milik Dia yang Maha Kuasa.
Bapak, bolehkah aku cemburu padamu? Diakhir hayatmu kau masih saja berbalut kasih sayang ibuk.
Bapak, bolehkah aku rindu padamu?
Bapak, bolehkah aku mengingatmu?
Bapak, bolehkah aku?
Ah sudah lah,
Hidup adalah menunggu hal yang tentu
Hidup adalah menjalani hal yang pasti
Patemon, 2 Juli 2021