Minggu, 13 Desember 2020

Warkop kayu bambu (reot)

Foto ini di ambil di salah satu warung kopi di pinggir jalan lingkar salatiga. Spot favoritku setelah jalan tengah sawah yang ada di foto itu. Seringkali dulu setiap perjalanan dari rumah (Sukoharjo) ke Semarang, aku menyempatkan untuk berhenti sejenak di area ini kalau view sunset terlihar menarik (bagiku). 
Hamparan sawah dengan background gunung merbabu, andong, telomoyo, dan bukit bukit disekitarnya di tambah semburat senja meramu menjadi satu. Kadang gunung ungaran juga terlihat dari sini. Bila aku sampai di sini lebih awal (ashar), komposisi alam sekitarnya terasa lebih hidup karena masih banyak petani beraktivitas. 
Masih aku ingat juga, dulu aku bersama temanku duduk ngobrol, bercerita keluh kesah, bercanda, menghujat, ngrasani di tempat ini. Si doi juga pernah aku ajak kesini. Kurasa doi juga rindu juga, baik tempat, suasana dan bersama siapa ia menikmati suguhan dari warung kopi beserta alam. Spot lt. 2 di warung ini tak pernah sepi. Kebanyakan pengunjungnya anak muda. Kaum bucin sepertinya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar