Senin, 28 Desember 2020

26 tahun sudah

Bumi gonjang ganjing, langit kerlap kerlip. Manusia adalah insan yang unik. Kita sejatinya adalah makhluk yang terus bergerak, berdetak, bertumbuh, berkembang. Menua adalah hal pasti. Seperti halnya mati. Kita bisa berubah kapanpun, dimanapun. Dua puluh enam tahun. Kurasa setiap tahun punya cita rasa berbeda. 
Sepertihalnya tahun ini. Semua punya keluh kesahnya masing masing. Subelum adanya wabah ini, aku sudah terbiasa sambat kemudian berubah menjadi maido lalu puncaknya adalah dengan "yoweslah". 
26 tahun. Semoga tahun ini adalah tahun penghunjung "quarter life crisis". Kalaupun belum di ijinkan usai, semogo semua terasa mudah. Hidup tak melulu sambat lan maido. Bersyukur dengan "yowes lah, kersane gusti, mugi mberkahi, kagem sedayanipun".
Hari minggu legi terakhir di tahun 2014 lalu, mengingatkanku kenangan tentang rumah, keluarga dan harapan. Semoga segala harap mudah terwujud. Amiin

Tidak ada komentar :

Posting Komentar