Perjalan malam berlanjut
Niat bertemu ego
Terkuatkan oleh yakin
Cerita tertulis kembali
Jalanan aspal hitam aroma tembakau
Subuh belum usai
Buruh bakau masih tertahan di rumah tumah tuannya
Aroma khas tercium walau belum melintas
Semakin menyengat sampai ujung kampung
Tanjakan tajam sebagai penanda
Berakhir dengan tugu identitas
Sepi namun tak sunyi
Kosong namun tak mlompong
Dingin menyeruak melintasi bulu bulu halus
Bersamaan datang lelaki tua berselimut sarung
Logat ramah penduduk gunung
Menghilangkan kesunyian kampung tembakau
Dingin semakin menjadi walau tertutup ruang
Dialog dini hari penguat keramah tamahan
Sebungkus rokok penyambung bahasa
Dialog bersambung menghasilkan cerita
Dongeng mistis jalur ziarah
Identitas kampung tembakau
Menyebar sampai penjuru ruang
Menidurkan sepasang insan
3 sep 2016
Sanggar teater SS
Tidak ada komentar :
Posting Komentar