Sabtu, 02 Agustus 2014

Alunan Merdu

Bukit tanpa landasan beton
Seolah bangunan tanpa pondasi
Rumah tak terlihat di seberang jalan
Hamparan warna hijau tak kunjung pergi
Pagiku kurasa tak mau pergi juga
Walau siang menggodaku
Tetap saja setia dengan pagi ini

Tak terasa malam telah datang
Suara lantunan nada kian menggodaku
Tergiringlah aku oleh nikmatnya
Seraya kayu beralas tikar ikut menggodaku
Selimut tak terlihat datang berhamburan
Di tengah barisan himpunan kayu yang berdesakan
Semua kompak menghantarkanku ke lelapku
Aku pikir itu bukan mimpi
Karna lelapku hilang seketika
Setelah mendengar alunan merdu 
Walau berbeda tetap saja merdu


Temanggung, 4 November 2013

Tidak ada komentar :

Posting Komentar